MEMUAT…
⚑ Diberitakan duluan oleh Detik · liputan: Detik
Prabowo mengungkapkan bahwa banyak BUMN ineffisien dan memindahkan uang negara. Ia berencana menutup 800 BUMN hingga akhir Desember 2026.
Prabowo Subianto melaporkan bahwa beberapa BUMN yang sebelumnya merugi kini sudah mulai untung setelah adanya pembenahan. Negara juga menghemat hampir Rp 70 triliun.
Prabowo menolak penjualan BUMN ke pihak asing dan berkomitmen untuk membangkitkan industri pertahanan. Saat ini, beberapa BUMN menunjukkan kinerja yang baik.