⚑ Diberitakan duluan oleh Detik · liputan: Detik · Liputan6
Liputan6 menekankan perlunya kewaspadaan masyarakat terhadap hoaks yang mengatasnamakan Kementerian Agama dengan memberikan saran agar tidak mengisi data pribadi. Sementara itu, Detik menekankan pentingnya kehati-hatian masyarakat dalam menghadapi informasi palsu yang menjanjikan pendaftaran haji dan umrah gratis. Perbedaan utama terletak pada penekanan Liputan6 pada aspek perlindungan data pribadi, sedangkan Detik lebih fokus pada urgensi kehati-hatian dalam menerima informasi.
Masyarakat diminta berhati-hati terhadap informasi palsu yang menawarkan pendaftaran haji dan umrah gratis atas nama Kemenag. Program tersebut adalah hoaks.
Kementerian Agama mengingatkan masyarakat terhadap hoaks pendaftaran haji dan umrah gratis yang mencatut nama mereka. Masyarakat diminta untuk tidak mengisi data pribadi.