⚑ Diberitakan duluan oleh Liputan6 · liputan: CNBC Indonesia · CNN Indonesia · Detik · Kompas · Liputan6 · Okezone
Liputan6 menekankan pada rekomendasi saham dari beberapa emiten yang bersangkutan dengan analisis pergerakan IHSG, menunjukkan potensi sideways atau penguatan. Kompas menyoroti aspek koreksi dan penyebab di balik fluktuasi IHSG, termasuk dampak hasil MSCI terhadap penjualan asing. Perbedaan utama terletak pada fokus Liputan6 yang lebih pada rekomendasi saham sebagai strategi investasi, sementara Kompas memberikan konteks yang lebih luas terkait faktor eksternal yang mempengaruhi pasar.
IHSG mengalami penurunan 2,5% pada sesi pertama perdagangan, dengan mayoritas sektor saham melemah. Transaksi harian mencapai Rp 21,1 triliun.
IHSG mengalami penurunan sebesar 3,3% pada sesi kedua perdagangan saham, dengan seluruh sektor saham tertekan. Banyak saham melemah pada hari ini.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun tajam 4% menjelang penutupan perdagangan. Seluruh sektor saham tertekan secara signifikan.
IHSG mengalami penurunan signifikan sebesar 8,69% menjadi 5.594,76. Semua sektor saham tertekan, dengan sektor transportasi dan logistik mengalami penurunan terbesar.
Artikel ini melaporkan tentang saham top gainers meski IHSG mengalami penurunan. PT Multi Medika Internasional Tbk mencatat kenaikan terbesar sebesar 77,73%.
Artikel ini melaporkan penurunan signifikan pada IHSG dan beberapa saham teratas sebagai top losers dalam sepekan terakhir.
IHSG diperkirakan melemah pada awal pekan ini, berpotensi turun ke kisaran 5.395-5.412. Analis menunjukkan tekanan jual yang kuat akan mempengaruhi pergerakan indeks.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah, dengan pengaruh pelemahan rupiah dan aksi jual investor asing. Proyeksi pergerakan IHSG diperkirakan masih berpotensi melemah terbatas.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi melemah dengan strategi rekomendasi saham untuk menganalisis tekanan jual yang terjadi.
IHSG diprediksi akan bergerak di level support 5.450-5.800. Rekomendasi saham hari ini mencakup EMAS, BUMI, BRMS, ENRG, INET, dan BREN.
IHSG anjlok 3% dan mengalami koreksi yang signifikan. Seluruh sektor saham tertekan di tengah tekanan jual yang meningkat.
IHSG anjlok 3,23 persen pada perdagangan Senin. Sebanyak 532 saham melemah, sedangkan 53 saham menguat.
IHSG dibuka melemah 3,26% dan mencatatkan penurunan signifikan di berbagai sektor, termasuk 'big banks'. Ini menunjukkan tren buruk pada pasar saham saat ini.
IHSG mengalami penurunan signifikan hingga 4% pada awal sesi perdagangan hari ini. Seluruh sektor saham tertekan dengan banyak saham melemah.
IHSG dibuka melemah 2,08 persen ke level 5.478,20. Para analis memprediksi tekanan pasar masih akan berlanjut pada awal pekan ini.
Pasar saham Indonesia mengalami tekanan signifikan dengan IHSG turun 8,69 persen. Para investor diingatkan untuk mengutamakan strategi defensif di tengah kondisi sulit ini.
IHSG mengalami koreksi signifikan pada perdagangan hari ini, tertekan oleh inflasi dan penjualan asing yang tinggi. Investor disarankan berhati-hati dan selektif dalam berinvestasi.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah, dengan beberapa saham perbankan terkena dampak negatif. Sepanjang tahun 2026, IHSG turun 36,26%.
Harga saham BBCA dan BBRI anjlok, mencetak level terendah dalam lima tahun. Penurunan ini terjadi bersamaan dengan melemahnya IHSG dalam perdagangan hari ini.
IHSG diprediksi akan terus tertekan selama pekan ini, dengan saran untuk investor agar lebih selektif dalam memilih strategi investasi. Rekomendasi saham tetap diberikan bagi perhatian jangka pendek.
IHSG melemah 2,87% menjadi 5.434,30 pada sesi pertama perdagangan. Sektor saham tertekan dan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS makin kuat.
IHSG mengalami penurunan tajam 2,87 persen dan rupiah mendekati Rp 18.200 per dollar AS. Tekanan ini dipicu oleh faktor eksternal dan internal yang negatif.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami pelemahan signifikan 2,87 persen pada sesi I hari ini. Aksi jual oleh investor asing mendominasi pasar dengan nilai transaksi yang tinggi.
IHSG mengalami penurunan 2,87 persen pada sesi I, dipicu oleh saham perbankan dan Telkom. Pasar saham Asia juga mengalami koreksi tajam.
IHSG anjlok 3,7% di awal sesi kedua perdagangan saham. Seluruh sektor saham tertekan, dengan nilai tukar rupiah juga melemah terhadap dolar AS.
IHSG mengalami penurunan 4% dengan investor asing mencatatkan penjualan bersih besar. Bank Central Asia menjadi yang paling banyak dijual.
IHSG ditutup melemah di level 5.342, dengan penurunan signifikan harian dan bulanan. Banyak saham yang mengalami pelemahan di pasar hari ini.
IHSG ditutup di level 5.342, melemah 252,62 poin. Seluruh sektor indeks melemah, dan 661 saham terkoreksi pada perdagangan hari itu.
IHSG hari ini anjlok 4,52% menjadi 5.342,13. Seluruh sektor saham tertekan dengan banyak saham melemah secara signifikan.
Saham BBCA mengalami penurunan signifikan menjadi Rp 4.800, dipengaruhi oleh sentimen pasar negatif dan tekanan arus modal. Namun, analis menyatakan valuasi saham masih menarik untuk investasi jangka panjang.
IHSG anjlok 4,52 persen pada perdagangan Senin, menyusul penurunan tajam pada berbagai sektor saham dan nilai tukar rupiah. Banyak saham mengalami tekanan hebat.
IHSG anjlok 4,5% ke 5.342, dipicu oleh melemahnya rupiah terhadap dolar AS. Analis menyatakan sentimen negatif datang dari data ketenagakerjaan AS yang lebih kuat.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi tajam akibat aksi jual investor asing, dengan total net sell mencapai Rp 587 miliar.
IHSG diproyeksi melemah pada perdagangan hari ini dengan risiko koreksi yang perlu diwaspadai. Sebagian analis merekomendasikan saham tertentu dalam situasi ini.
IHSG diprediksi berpeluang rebound tetapi masih menghadapi tekanan dari kondisi ekonomi. Investor disarankan berhati-hati dan mempertimbangkan saham besar.
Investor asing melakukan aksi jual bersih di pasar saham Indonesia, mengakibatkan IHSG anjlok 4,52%. Kondisi ini menandakan penurunan pasar yang luas dan signifikan.
Investor asing mencatatkan aksi jual bersih di pasar saham, tetapi terus memburu saham berisiko tinggi. IHSG mengalami penurunan signifikan.
IHSG menguat ke 5.364 dengan penguatan 22,48 poin. Transaksi jual masih mendominasi dengan porsi 69,27 persen pada awal perdagangan.
IHSG dibuka menguat 0,75 persen di 5.381,98, sementara rupiah masih tertekan terhadap dollar AS. Aktivitas perdagangan saham cukup ramai dengan volume transaksi mencapai Rp 3,128 triliun.
BEI mengawasi pergerakan abnormal 12 saham, beberapa mengalami penurunan signifikan. IHSG melemah lebih dari 4% namun kembali menguat 1,5% pada perdagangan selanjutnya.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 1,17% seiring naiknya saham perbankan. Beberapa bank besar mencatatkan penguatan setelah mengalami tekanan jual sebelumnya.
Saham-saham perbankan menguat pada perdagangan di Bursa Efek Indonesia dengan IHSG mengalami rebound. Sentimen positif kembali terlihat di pasar.
IHSG mengalami lonjakan 4,82% pada perdagangan hari ini, didorong oleh saham-saham besar dan pengumuman dividen menarik dari TLKM. Sentimen pasar relatif positif.
IHSG ditutup menguat 4,82 persen pada 5.599 di sesi I perdagangan. Meski kenaikan signifikan, investor asing masih melakukan aksi jual bersih.
IHSG tercatat naik 4,82 persen pada penutupan sesi pertama perdagangan. Banyak saham menguat dan minat beli investor meningkat.
IHSG menguat 4,82 persen pada sesi I perdagangan dengan kenaikan signifikan di sektor perbankan dan beberapa saham unggulan. Aktivitas perdagangan juga ramai dengan frekuensi tinggi.
IHSG menguat signifikan mencapai 4,82% hari ini. Saham-saham perbankan dan konglomerat mencatatkan kenaikan yang menggembirakan.
IHSG mengalami lonjakan signifikan, naik 4,82% di sesi pertama perdagangan. Aliran dana asing juga meningkat, terutama di sektor komoditas.
IHSG mengalami lonjakan sebesar 4,82% dengan kontribusi utama dari saham-saham berkapitalisasi besar. Pasar menunjukkan tanda-tanda rebound setelah periode tekanan jual.
IHSG mengalami kenaikan 4,82 persen di sesi pertama perdagangan hari ini. Investor berbondong-bondong membeli saham-saham unggulan.
IHSG telah meningkat 4,82 persen pada penutupan sesi I hari ini. Semua indeks sektoral mengalami kenaikan.
IHSG mengalami kenaikan 5,43% di tengah penguatan pasar. Kebijakan Bank Indonesia terkait suku bunga menjadi faktor penentu bagi investor.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan penguatan sebesar 6,5% menjelang penutupan, sementara kebijakan suku bunga baru direspon oleh pasar.
IHSG mengalami penguatan yang signifikan hari ini, naik 7,02% dengan banyak saham berharga. Ini mencerminkan sentimen positif di pasar keuangan.
IHSG mencatatkan kenaikan signifikan 7,57% hari ini, mencapai rekor tertinggi di era reformasi. Sentimen positif dari sektor perbankan mendukung lonjakan ini.
IHSG ditutup naik 7,57 persen ke level 5.746 pada sesi terakhir perdagangan. Sektor-sektor menunjukkan kinerja positif.
IHSG terbang 7,57% pada penutupan perdagangan, didorong oleh pertemuan dengan pemangku kepentingan sektor keuangan. Sentimen pasar semakin positif.
IHSG ditutup menguat 7,57 persen menjadi 5.746,648. Penguatan didorong oleh kenaikan saham berkapitalisasi besar, terutama di sektor perbankan.
IHSG ditutup di zona hijau dengan penguatan 7,52% ke level 5.746,64. Meski demikian, IHSG masih melemah dalam sebulan dan tiga bulan terakhir.
IHSG ditutup naik 7,5 persen di level 5.745. Seluruh indeks sektoral menguat, dengan sektor basic memimpin kenaikan tertinggi.
IHSG menguat signifikan 7,57% berkat sentimen positif dan aksi buyback saham. OJK berhasil merespons kekhawatiran investor.
IHSG menutup perdagangan dengan penguatan 7,57% dan Rupiah menguat 0,66%. Hal ini menunjukkan kinerja positif di pasar keuangan.
IHSG melonjak 7,57 persen di tengah aksi jual bersih dari investor asing senilai Rp 2,58 triliun. Beberapa saham besar terpangkas nilai jualnya.
IHSG berhasil rebound 7,57 persen setelah mengalami penurunan. Penguatan ini dipicu oleh sentimen pasar yang membaik dan kebijakan Bank Indonesia.
Pasar saham diprediksi akan melanjutkan penguatan dengan beberapa saham menarik untuk investor. Namun, perlu kehati-hatian dalam melakukan akumulasi.
IHSG diproyeksi melemah dan masih rawan melanjutkan koreksi. Analis memberikan rekomendasi untuk sejumlah saham.
IHSG dibuka naik ke level 5.748, mengindikasikan penguatan setelah beberapa sesi perdagangan. Sebagian besar indeks saham juga mengalami kenaikan.
IHSG dibuka melemah tipis ke 5.744 usai meroket 7 persen. Mayoritas sektor mengalami penurunan, meskipun beberapa saham menguat.
IHSG pagi ini bergerak di zona hijau setelah pembukaan yang melemah. Meskipun ada penguatan, IHSG tercatat turun secara bulanan dan triwulan.
IHSG menguat 1,44 persen ke level 5.829 pada awal perdagangan. Volume perdagangan mencapai 5,12 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp3,83 triliun.
IHSG dibuka melemah ke level 5.744,06 tetapi kemudian bergerak di zona hijau. Saham-saham perbankan terlihat menguat di awal perdagangan.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 7,57% menjadi 5.746,64 pada perdagangan kemarin. Seluruh sektor saham menunjukkan penguatan yang signifikan.
IHSG mengalami penguatan pada perdagangan hari ini, naik 2,34% berkat koordinasi antara DPR dan pelaku pasar. Banyak saham emiten konglomerasi juga mengalami apresiasi nilai.
IHSG menguat 2,34 persen pada penutupan sesi pertama meskipun bursa Asia melemah. Saham unggulan seperti DSSA dan BBNI menjadi pendorong utama penguatan ini.
IHSG menguat 2,34% dan tercatat 543 saham menguat dalam perdagangan hari ini. Meskipun ada koreksi tahun ini, pergerakan saham blue chip menunjukkan tren positif.
IHSG mengalami kenaikan 2,34% pada sesi pertama perdagangan saham. Meskipun ada aksi jual oleh investor asing, beberapa saham masih dibeli.
IHSG mengalami kenaikan yang signifikan mencapai 5.902,37. Transaksi perdagangan saham juga menunjukkan aktivitas yang tinggi.
IHSG ditutup naik 2,71 persen pada 5.902 dengan transaksi Rp31,63 triliun. Semua sektor menguat, dipimpin sektor transportasi yang naik 4,43 persen.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melonjak 2,71% hari ini. Pasar saham Indonesia mencatatkan performa terbaik di Asia.
IHSG ditutup menguat 155,72 poin ke 5.902,37 dengan seluruh indeks sektoral menghijau. BBCA menjadi top gainer hari ini.
IHSG ditutup menguat 2,71 persen di level 5.902,376. Aktivitas transaksi mencapai Rp 31 triliun meski investor asing melakukan aksi jual bersih.
IHSG diperkirakan akan menguat pada perdagangan hari ini. Beberapa analis memberikan proyeksi dan rekomendasi saham.
IHSG diperkirakan terkoreksi setelah dua hari menguat. Investor disarankan untuk cermati berbagai saham dalam perdagangan mendatang.
IHSG diperkirakan akan terkoreksi setelah dua hari menguat. Investor disarankan mencermati saham tertentu dan faktor-faktor global.
Investor asing terus menarik dana dari bursa saham Indonesia, sementara IHSG menunjukkan tanda pemulihan. Pertemuan strategis dianggap memberi dorongan positif.
IHSG berpeluang menguat di perdagangan hari ini setelah naik 2,71% kemarin. Beberapa rekomendasi saham juga disampaikan oleh analis.
Investor asing terus melakukan aksi jual di BEI meskipun IHSG mulai menunjukkan pemulihan. IHSG naik 2,71% menjadi 5.902,37.
IHSG naik 2,71% ke posisi 5.902,37. Investor asing aktif membeli saham meskipun masih mencatatkan jual bersih di seluruh pasar.
Bursa saham Asia mengalami penurunan setelah aksi jual di Wall Street. Serangan AS ke Iran juga memicu kenaikan harga minyak dan kekhawatiran di pasar.
Bursa Asia bergerak bervariasi akibat sentimen konflik AS-Iran yang mempengaruhi harga minyak. Beberapa indeks mengalami penurunan dan penguatan yang berbeda.
Artikel memberikan rekomendasi saham dan analisis pergerakan IHSG. IHSG diperkirakan akan menguji level psikologis 6.000 pada perdagangan hari ini.
IHSG mengalami fluktuasi dalam perdagangan, awalnya menguat namun kemudian berbalik melemah. Beberapa sektor saham menunjukkan kinerja beragam.
IHSG dibuka melemah tipis ke 5.899,27 pada perdagangan hari ini. Meskipun ada penurunan, beberapa sektor masih menunjukkan penguatan.
IHSG mengalami penurunan di perdagangan pagi dengan turun 43,93 poin ke level 5.858. Sebanyak 273 saham melemah pada awal perdagangan.
IHSG dibuka menguat 0,26 persen ke level 5.917. Aktivitas perdagangan meningkat dengan indeks saham domestik juga menunjukkan penguatan.
IHSG awalnya melemah namun kemudian menguat ke level 5.974. Sentimen konsumen menurun di tengah kenaikan harga dan suku bunga.
IHSG berbalik arah dan menguat menjadi 5.988 pada perdagangan Kamis. Seluruh indeks saham acuan menunjukkan tren positif.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka di zona hijau dengan penguatan 0,09% dan nilai Rupiah menguat di Rp 17.935 per Dolar AS.
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menilai pembelian saham BCA tak masalah jika sesuai mekanisme pasar. Harga saham BCA sedang murah.
IHSG melemah 1,91% pada perdagangan sesi pertama akibat tekanan inflasi dan ketidakpastian geopolitik. Trader khawatir terkait sikap hawkish The Fed.
IHSG turun 1,91% pada penutupan perdagangan sesi I setelah sebelumnya menguat. Banyak saham konglomerat mengalami pelemahan tajam.
IHSG melemah tajam pada sesi I, tertekan oleh sentimen global negatif. Bursa Asia mayoritas berada di zona merah.
IHSG turun 112 poin atau 1,90 persen di sesi I Kamis. Banyak investor melakukan aksi jual akibat sentimen pasar global.
IHSG melemah 1,91 persen setelah aksi ambil untung dari investor. Saham-saham besar mengalami penurunan signifikan, menekan pergerakan indeks.
IHSG ditutup anjlok 1,91 persen ke level 5.789 dengan banyak saham melemah. Investor asing mencatatkan aksi jual bersih yang signifikan.
IHSG turun 1,91% pada penutupan sesi pertama setelah sempat menguat. Investor asing mencatatkan penjualan bersih sebesar Rp447,8 miliar.
IHSG ditutup merosot 0,28 persen ke 5.886 pada perdagangan terbaru. Sebagian besar sektor mengalami penurunan.
IHSG ditutup melemah 0,28 persen pada perdagangan terakhir. Beberapa sektor mencatat penguatan meski mayoritas saham mengalami penurunan.
IHSG ditutup lesu dengan penurunan 0,28% menjadi 5.886,03. Mayoritas sektor saham mengalami penurunan hari ini.
IHSG mengalami penurunan hari ini dengan 265 saham naik dan 419 saham turun. BBCA menjadi salah satu top gainers.
IHSG hari ini ditutup di zona merah dengan pelemahan signifikan. Dalam sebulan terakhir, IHSG tercatat turun hingga 17,96% dari nilai sebelumnya.
IHSG ditutup melemah 0,28 persen di tengah aksi jual investor asing. Meskipun terkoreksi, aktivitas perdagangan tetap tinggi.
IHSG diprediksi menguat terbatas dengan perhatian pada data PPI AS dan situasi geopolitik. Rekomendasi saham diberikan untuk investor.
IHSG diproyeksi menguat pada perdagangan Jumat, dengan sejumlah rekomendasi saham dari para analis. Dukungan dan resistance juga telah diidentifikasi.
IHSG diprediksi berpotensi menguat pada perdagangan saham. Rekomendasi saham hari ini termasuk MEDC, MYOR, dan BBCA.
IHSG turun 0,28% setelah dua hari mengalami kenaikan. Asing mencatatkan penjualan bersih yang cukup besar di berbagai pasar.
IHSG mengalami penurunan, sementara investor asing aktif membeli saham-saham perbankan dan komoditas. Terlihat adanya minat kuat terhadap saham sumber daya alam.
IHSG diperkirakan menguat terbatas. Investor disarankan untuk melakukan akumulasi saham dengan fundamental solid.
Bursa Asia menguat, dengan Kospi dan Nikkei mengalami kenaikan signifikan. Sentimen positif dipicu oleh optimisme terhadap prospek perdamaian antara AS dan Iran.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi menguat secara teknikal. Rekomendasi saham hari ini termasuk EMAS, ENRG, dan lainnya.
IHSG dibuka menguat pada perdagangan saham Jumat pagi. Seluruh sektor saham berada di zona hijau dengan penguatan yang signifikan.
Pasar saham Indonesia mengalami tekanan dengan net sell asing mencapai Rp 78,33 triliun. Analis menyarankan investor untuk akumulasi saham selektif dengan fundamental kuat.
IHSG menguat 1,59 persen ke level 5.979 pada awal perdagangan. Analis memperkirakan IHSG berpotensi melanjutkan penguatan hari ini.
IHSG pagi ini dibuka menguat ke level 5.987,74 dengan kenaikan 1,73%. Pasar merespons positif perkembangan ekonomi dan pernyataan internasional.
IHSG menguat 1,58% mencapai level 5.978,76, didorong oleh saham-saham berkapitalisasi besar. Sektor perbankan dan telekomunikasi menjadi pendorong utama kenaikan ini.
IHSG menguat 1,22% pada pembukaan perdagangan. Rupiah juga menguat 0,28% terhadap Dolar AS.
IHSG dibuka menguat 1,42 persen di awal perdagangan sejalan dengan penguatan bursa Asia. Optimisme investor terhadap kesepakatan damai antara AS dan Iran turut mendorong pasar.
Saham BBCA mencatatkan pembelian bersih terbesar oleh investor asing di tengah pelemahan IHSG. Penguatan harga saham BBCA turut memperpanjang tren positifnya.
IHSG kembali menembus level 6.000 dengan penguatan 2,79 persen akibat sentimen positif global. Sebanyak 615 saham mengalami kenaikan.
IHSG mengalami lonjakan 2,68 persen ke level 6.043 setelah beberapa hari tertekan. Investor domestik mendominasi pasar dengan kontribusi 75,86 persen.
IHSG menguat 2,68 persen pada hari ini, ditopang kenaikan saham komoditas. Berdasarkan sektor, hampir seluruh indeks bergerak positif.
IHSG sesi pertama melonjak 2,68% menjadi 6.043,55 dengan mayoritas sektor menghijau. Saham ELTY dan HEXA menunjukkan kenaikan signifikan.
IHSG melesat ke level 6.000 dan Dony Oskaria mengajak masyarakat untuk menjaga optimisme. Kondisi ekonomi Indonesia menunjukkan tanda-tanda positif yang menjanjikan.
IHSG sesi I mengalami kenaikan signifikan dengan meningkat 157 poin ke 6.043,55. Rata-rata seluruh indeks sektoral naik, menunjukkan tren positif di pasar saham.
IHSG mengalami penguatan signifikan dengan kenaikan 2,68 persen. Sentimen positif didukung oleh kemajuan dalam negosiasi damai di Timur Tengah.
IHSG menguat hingga mencapai level 6.000-an dengan kenaikan 2,68%. Sejumlah saham dalam indeks LQ45 juga mengalami penguatan signifikan.
IHSG mencatatkan kebangkitan signifikan dan menembus level 6.000 berkat kinerja positif saham BUMN dan dukungan dari pemerintah.
IHSG mencatatkan kebangkitan yang signifikan, menembus level 6.000 berkat kinerja positif saham BUMN. Optimisme pasar terus terjaga.
IHSG telah mencapai level 6.000, dan Dony Oskaria mengajak masyarakat untuk menjaga optimisme terhadap pertumbuhan ekonomi yang positif. Investor asing kembali memasuki pasar modal Indonesia.
IHSG terus menguat lebih dari 1% dan mencapai level 6.000-an, sementara Rupiah menguat di Rp 17.955 per Dolar AS. Perdagangan menunjukkan tren positif.
IHSG mencatatkan lonjakan sebesar 7,57% setelah mengalami tekanan, menjadi salah satu rekor tertinggi. Ini menunjukkan adanya perbaikan yang signifikan di pasar saham.
IHSG mencatat kenaikan signifikan 2,68% dengan net buy investor asing sebesar Rp492 miliar. Perdagangan menunjukkan aktivitas positif di pasar saham.
IHSG menguat ke level 6.000 dan rupiah ke level 17.900. Investor menunjukkan kepercayaan pada BUMN dan stabilitas ekonomi Indonesia.
IHSG masih melanjutkan reli, dengan Rupiah menguat ke Rp 17.915 per Dolar AS. Ulasan lebih lanjut mengenai kondisi pasar modal akan disampaikan oleh analis CNBC Indonesia.
IHSG mengalami kenaikan 2,07% menjadi 6.007,65, didukung oleh mayoritas sektor saham yang menguat. Rupiah juga menguat terhadap dolar AS di level 17.788.
IHSG ditutup menguat 2,07% ke level 6.007,65. Sebanyak 615 saham menguat hari ini, termasuk saham dari PT Dian Swastatika Sentosa Tbk.
IHSG ditutup naik 2,07 persen pada level 6.007. Bursa saham di kawasan Asia juga dipantau menguat.
IHSG menguat 2,07 persen dan menembus level 6.000. Mayoritas saham di pasar mengalami penguatan dengan sektor barang baku memimpin.
IHSG menunjukkan pergerakan fluktuatif, setelah terkalung ke level terendah, tiba-tiba mengalami pergerakan pembalikan yang agresif.
IHSG menutup perdagangan akhir pekan dengan penguatan 2,07 persen, didukung oleh minat beli investor asing. Transaksi harian mencapai Rp 21,68 triliun.
Dony Oskaria menilai penguatan IHSG di atas 6.000 menunjukkan kepercayaan investor terhadap ekonomi Indonesia, khususnya BUMN. Stabilitas pasar akan memberikan dampak positif terhadap perekonomian riil.
IHSG meroket 7,38 persen ke 6.007,656, kapitalisasi pasar naik 7,31 persen menjadi Rp10.524 triliun. Investor asing mencatatkan nilai beli bersih.
IHSG mengalami kenaikan signifikan dengan lonjakan 7,38 persen dalam sepekan. Beberapa faktor mendukung pemulihan pasar saham ini.
IHSG mengalami kenaikan signifikan sebesar 7,38% sepanjang pekan ini. Kapitalisasi pasar BEI juga naik menjadi Rp 10.524 triliun.
IHSG mengalami kenaikan signifikan setelah tekanan sebelumnya. Meskipun ada optimisme, kenaikan ini lebih dipicu oleh sentimen pasar.
IHSG mencatatkan kenaikan signifikan setelah meredanya risiko global dan turunnya harga minyak. Keberlanjutan kebijakan pemerintah dianggap krusial untuk pemulihan pasar.
IHSG menguat signifikan selama lima hari terakhir namun masih tercatat adanya aksi jual bersih dari investor asing. Investor menunggu hasil peninjauan MSCI dan FTSE.
IHSG menguat 17,09% dalam sepekan tetapi masih tercatat net foreign sell. Beberapa saham konglomerat mengalami penguatan signifikan.
IHSG diperkirakan bergerak sideways dengan kecenderungan melemah. Investor menanti keputusan Bank Indonesia dan peninjauan oleh MSCI.
IHSG diperkirakan akan menguat terbatas, dengan tekanan jual yang masih ada. MSCI mencatat perbaikan aksesibilitas di pasar global meski ada kekhawatiran struktural di Indonesia.
IHSG diperkirakan menguat terbatas setelah MSCI mempertahankan status Indonesia di Emerging Market. MSIC juga menyoroti isu aksesibilitas pasar dan informasi perusahaan.
IHSG mengalami pergerakan variatif setelah laporan MSCI dirilis. Penilaian MSCI mengenai aksesibilitas pasar Indonesia telah menurun.
IHSG bergerak kedua arah setelah pengumuman MSCI mengenai aksesibilitas pasar modal Indonesia. Terdapat kesenjangan dalam transparansi informasi untuk investor asing.
IHSG dibuka melemah 0,18 persen di 6.161,46 setelah pengumuman MSCI. Sentimen hati-hati mendominasi perdagangan dengan tekanan jual menyebar di hampir seluruh indeks.
IHSG ditutup naik tipis ke 6.177 di tengah evaluasi MSCI. Pasar keuangan domestik masih dibayangi penilaian negatif terhadap transparansi dan tata kelola.
IHSG mengalami kenaikan 2,82% dalam sepekan, ditutup di 6.177,13, dengan kapitalisasi pasar yang juga meningkat menjadi Rp 10.788 triliun.
IHSG diprediksi bullish dengan peluang menguat dalam jangka pendek. Namun, arus keluar dana asing masih membayangi pasar saham domestik.
IHSG diprediksi akan menguat dan menguji level tertentu pada perdagangan. Rekomendasi saham dari berbagai analis disertakan dalam artikel ini.
IHSG menunjukkan penguatan meski ada outflow asing yang signifikan. Investor perlu memantau sentimen terkait MSCI dan kebijakan suku bunga BI.
Indeks Harga Saham Gabungan menguat 2,82% tetapi investor asing mencatatkan aksi jual bersih. Sentimen MSCI menjadi perhatian dalam perdagangan pekan ini.
IHSG menguat 2,82% pekan lalu, tetapi investor asing mencatat aksi jual bersih Rp 4,5 triliun. Pengaruh MSCI menjadi perhatian pada perdagangan mendatang.
IHSG naik 2,82 persen meski terjadi outflow Rp 4,5 triliun dari investor asing. Kebijakan suku bunga tinggi di AS dapat memicu tantangan bagi pasar keuangan Indonesia.
IHSG rawan koreksi dengan rekomendasi saham dari beberapa perusahaan sekuritas. Sementara itu, tekanan jual muncul di pasar saham.
IHSG diperkirakan akan mengalami koreksi pada perdagangan Selasa setelah melemah pada penutupan perdagangan sebelumnya. Investor mencermati sentimen yang mempengaruhi arah pasar.
IHSG melemah 0,66% menjelang pengumuman klasifikasi pasar oleh MSCI. Penilaian MSCI terhadap aksesibilitas pasar modal Indonesia juga menunjukkan catatan negatif.
IHSG diperkirakan masih dalam fase koreksi menjelang pengumuman MSCI. Investor menanti kejelasan status freeze indeks Indonesia yang berpengaruh pada pasar.
IHSG melemah 1,29% ke level 6.037,52 dengan banyak saham yang turun nilai. MSCI menurunkan penilaian aksesibilitas pasar modal Indonesia menjadi negatif.
IHSG melemah tipis di level 6.101,33 menjelang pengumuman MSCI. Investor masih menunggu kepastian status pasar Indonesia.
Arus dana asing dari pasar saham Indonesia mencapai Rp 82,77 triliun. Hasil review MSCI diharapkan menjadi katalis positif untuk pasar domestik.
Pengumuman hasil MSCI berpengaruh pada IHSG dalam jangka pendek. Investor ritel perlu cermati potensi penguatan indeks pasar saham.
IHSG berpotensi melemah dan direkomendasikan sejumlah saham oleh BNI Sekuritas. Investor disarankan hati-hati menghadapi potensi koreksi.
MSCI pertahankan status Indonesia sebagai Emerging Market yang meredakan kekhawatiran investor. Namun, investor asing masih ragu tanpa kepastian kondisi fiskal.
IHSG bergerak menguat setelah MSCI mempertahankan status pasar modal Indonesia di Emerging Market. Namun, masih ada kekhawatiran terhadap kelayakan investasi.
JAKARTA- Keputusan MSCI untuk tetap mempertahankan Indonesia dalam kategori Emerging Market berpeluang memperbaiki persepsi investor terhadap pasar modal Indonesia dan meredakan tekanan jual yang selama ini membayangi pergerakan IHSG. Namun demikian, Pengamat Pasar Modal Hendra…
Keputusan MSCI untuk mempertahankan Indonesia sebagai Emerging Market memberi dampak positif bagi IHSG meski pasar masih dalam tekanan. Reformasi dihargai, tetapi konsistensi masih perlu diperhatikan.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik arah pada sesi I perdagangan hari ini, Rabu (24/6/2026). Indeks saham Garuda berbalik arah dengan melemah ke level 6.000-an. Berdasarkan data RTI Business, IHSG melemah 1,62% ke level 6.002,20 hingga penutupan perdagangan sesi I.…
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona merah ke level 5.883 atau melemah 217 poin (3,56%). Padahal saat pembukaan pasar, IHSG bergerak menguat di level 6.100-an usai laporan Morgan Stanley Capital Internasional (MSCI) mempertahankan status pasar modal Indonesia pada…
Tekanan jual investor asing di pasar saham Indonesia diperkirakan belum sepenuhnya mereda, setelah hasil MSCI Market Classification Review periode Juni 2026 diumumkan Morgan Stanley Capital International (MSCI) pada Rabu (24/6/2026). Analis menilai sejumlah saham unggulan…
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan menguat terbatas pada perdagangan Kamis (25/6/2026), setelah indeks ditutup anjlok 3,56 persen pada penutupan perdagangan Rabu pekan ini. Analis teknikal MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, menilai ada ruang penguatan…
Liputan6.com, Jakarta -Laju Indeks HargaSahamGabungan (IHSG) berpotensi melanjutkan koreksi padaperdagangan sahamKamis, (25/6/2026).IHSG hari iniakan menguji area 5.723-5.847. Lalu bagaimana strategirekomendasi saham-nya? IHSG merosot 3,56% ke 5.883, disertai dengan munculnya…
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ambruk 3,56 persen pada perdagangan Rabu (24/6/2026), di tengah tekanan jual yang melanda mayoritas saham di Bursa Efek Indonesia (BEI). Meski koreksi tajam ini terjadi di hari yang sama setelah hasilMSCI Market Classification Reviewdiumumkan,…
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Jumat (26/6/2026) berpotensi terkoreksi atau bergerak terbatas, setelah indeks menguat 1,96 pada perdagangan Kamis pekan ini. Analis teknikal MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, memperkirakan levelsupportIHSGdi 5.982…
Liputan6.com, Jakarta -Laju Indeks HargaSahamGabungan (IHSG) berpotensi melemah padaperdagangan sahamJumat, (26/6/2026). IHSG akan menguji area 5.723-5.847. Lalu bagaimana strategirekomendasi saham-nya? IHSG naik 1,96% menjadi 5.999 dan disertai dengan munculnya volume…
Liputan6.com, Jakarta -Laju Indeks HargaSahamGabunan (IHSG) berpeluang naik terbatas padaperdagangan sahamJumat, (26/6/2026). Lalu apa sajarekomendasi saham-nya? Berdasarkan catatan BNI Sekuritas, IHSG ditutup naik 1,96% ke level 5.999,04, tetapi masih disertai dengan aksi jual…
Liputan6.com, Jakarta -Laju Indeks HargaSahamGabungan (IHSG) berpeluang sideways padaperdagangan sahamSenin, (29/6/2026). Lalu apa sajarekomendasi saham-nya? Berdasarkan catatan BNI Sekuritas, IHSG ditutup melemah 1,72% dan disertai dengan aksi jual oleh investor asing Rp 302…
Liputan6.com, Jakarta -Laju Indeks HargaSahamGabungan (IHSG) berpeluang menguat padaperdagangan sahamSelasa, (30/6/2026). Lalu apa sajarekomendasi saham-nya? Berdasarkan catatan BNI Sekuritas, IHSG ditutup melemah 1,28%, disertai dengan aksi jual saham oleh investor asing Rp 854…
IHSG diprediksi menguat dengan rekomendasi beberapa saham. Namun, secara teknikal masih dalam fase bearish dengan potensi pelemahan lebih lanjut.
Artikel ini membahas rekomendasi saham berdasarkan analisis IHSG. Rekomendasi termasuk BRPT, PTRO, PGAS, MYOR, dan BBNI.
IHSG diperkirakan sideways dengan level support dan resistance tertentu. Rekomendasi saham hari ini mencakup beberapa emiten terkemuka.