⚑ Diberitakan duluan oleh Detik · liputan: Detik · Kompas · Liputan6
Kompas menekankan bahwa kenaikan cadangan devisa Indonesia didorong oleh penerimaan pajak dan stabilisasi nilai tukar. Detik menekankan bahwa ini merupakan kenaikan pertama setelah lima bulan penurunan berturut-turut. Liputan6 menekankan nilai nominal dalam bentuk Rupiah dan menyebutkan faktor yang sama dengan Kompas. Perbedaan utama terletak pada fokus penjelasan; Kompas dan Liputan6 menyoroti faktor-faktor pendorong, sedangkan Detik lebih menekankan konteks penurunan sebelumnya.
Cadangan devisa Indonesia pada akhir Juni 2026 mencatatkan kenaikan menjadi US$ 145,6 miliar. Ini adalah kenaikan pertama setelah lima bulan penurunan berturut-turut.
Cadangan devisa Indonesia meningkat menjadi 145,6 miliar dollar AS pada Juni 2026. Hal ini didorong oleh penerimaan pajak dan stabilisasi nilai tukar.
Cadangan devisa Indonesia pada Juni 2026 naik menjadi Rp 2.618 triliun, didorong oleh penerimaan pajak dan stabilisasi nilai tukar Rupiah.