⚑ Diberitakan duluan oleh Kompas · liputan: Detik · Kompas
Detik menekankan pada kebutuhan regulasi untuk mendukung pemanfaatan PLTS atap dalam menghadapi krisis kelistrikan, sedangkan Kompas lebih fokus pada pentingnya perbaikan tata kelola kelistrikan dan mitigasi melalui penerapan energi baru terbarukan. Perbedaan utama terletak pada pendekatan Detik yang menyoroti aspek regulasi, sementara Kompas menekankan pada tata kelola dan solusi mitigatif yang lebih luas.
Indonesia mengalami pemadaman listrik bergilir dan perlu perbaikan dalam tata kelola kelistrikan. Penerapan Energi Baru Terbarukan disarankan untuk mitigasi.
Krisis kelistrikan menyebabkan pemadaman bergilir. Pakar ITS mendorong pemanfaatan PLTS atap untuk mendukung ketahanan pasokan listrik.