⚑ Diberitakan duluan oleh Liputan6 · liputan: Kompas · Liputan6
Liputan6 menekankan tindakan penangkapan seorang mahasiswa yang membawa bom molotov sebagai peristiwa dengan barang bukti yang kuat. Sementara itu, Kompas menekankan peran orang luar sebagai penyusup yang membahayakan di dalam aksi mahasiswa. Perbedaan utama terletak pada penekanan identitas pelaku: Liputan6 fokus pada mahasiswa yang terlibat, sedangkan Kompas mengedepankan isu penyusupan yang membahayakan.
Seorang mahasiswa berinisial ANH ditangkap karena membawa bom molotov saat demo. Ia kini menjadi tersangka dengan barang bukti yang kuat.
Seorang pria bernama ANH ditetapkan sebagai tersangka karena diduga membawa bom molotov dalam aksi mahasiswa. Polisi mengidentifikasi penyusup yang membahayakan di lokasi demo.