⚑ Diberitakan duluan oleh Detik · liputan: Detik · Kompas
Detik menekankan keterlibatan Iskandar Sitorus sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi dan menyebut peran PT Blueray Cargo. Kompas lebih fokus pada pengakuan aliran suap yang melibatkan pejabat Bea Cukai dan jumlah uang yang besar. Perbedaan utama terletak pada sudut pandang; Detik menyoroti peran Iskandar dan pengembangan kasus, sementara Kompas menekankan detail aliran suap dan konsekuensi hukum bagi pejabat terkait.
KPK memeriksa Heri Black dan Sri Pangestuti sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi di Ditjen Bea dan Cukai. KPK mendalami penggeledahan yang dilakukan di Pelabuhan Tanjung Mas.
KPK memeriksa Heri Black sebagai saksi dugaan korupsi importasi di Ditjen Bea Cukai. Heri membantah kepemilikan kontainer yang disita KPK.
KPK memeriksa Heri Setiyono terkait penyitaan kontainer di Tanjung Mas. Keterangan terhadap kepemilikan kontainer masih simpang siur.
KPK memanggil Iskandar HP Sitorus sebagai saksi dalam kasus korupsi importasi di Ditjen Bea Cukai. Enam orang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini.
KPK memeriksa Iskandar Ponsel Sitorus sebagai saksi kasus dugaan korupsi di Bea Cukai. Tujuh tersangka sudah ditetapkan dalam perkara ini.
John Field mengakui memberikan uang Rp 21 miliar kepada Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama. Kasus ini berkaitan dengan dugaan suap importasi barang.
Iskandar HP Sitorus diperiksa KPK sebagai saksi dalam kasus korupsi. Ia diminta menyerahkan bukti transfer terkait Blueray Cargo pekan depan.
Jaksa mengungkap aliran suap Rp 21 miliar terkait pengurusan impor di Bea Cukai. John Field mengakui penyerahan uang kepada Djaka Budhi Utama.
KPK memeriksa Iskandar Sitorus terkait dugaan korupsi impor di Ditjen Bea Cukai. Tiga pihak dari PT Blueray Cargo sedang menjalani persidangan atas suap yang melibatkan uang miliaran rupiah.