⚑ Diberitakan duluan oleh Liputan6 · liputan: Kompas · Liputan6
Kompas menekankan pentingnya mentalitas tim dalam pesan Pelatih Timnas Maroko, Mohamed Ouahbi, yang berharap Belgia mengalahkan Spanyol. Sementara itu, Kompas juga melaporkan evaluasi yang diperlukan setelah kekalahan dari Perancis, menyoroti tantangan yang dihadapi tim. Di sisi lain, Liputan6 menekankan ambisi tinggi Ouahbi agar timnya tidak hanya sekadar mencapai perempat final, tetapi berjuang untuk meraih gelar juara. Perbedaan utama terletak pada fokus liputan: Kompas lebih pada evaluasi dan mentalitas, sementara Liputan6 pada ambisi juara.
Pelatih Timnas Maroko, Mohamed Ouahbi, menegaskan fokus timnya adalah meraih gelar juara dunia. Mereka berhasil melaju ke babak perempat final Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Kanada.
Timnas Maroko gagal melaju lebih jauh di Piala Dunia 2026 setelah kalah dari Perancis. Pelatih Ouahbi menilai timnya perlu evaluasi untuk berkembang.
Pelatih Timnas Maroko, Mohamed Ouahbi, berharap Belgia mengalahkan Spanyol di perempat final Piala Dunia 2026. Ia menekankan pentingnya mentalitas tim.