⚑ Diberitakan duluan oleh Detik · liputan: Detik · Kompas
Kompas menekankan rincian kasus korupsi yang melibatkan angka suap dan gratifikasi yang signifikan, serta penangkapan beberapa pihak. Di sisi lain, Detik lebih fokus pada fakta-fakta kunci terkait penahanan Bupati Langkat tanpa memberikan rincian nilai korupsi. Perbedaan utama terletak pada kedalaman informasi yang disajikan; Kompas memberikan analisis lebih terperinci, sementara Detik cenderung sederhana dan langsung.
Bupati Langkat Syah Afandin ditahan KPK terkait kasus suap proyek. Uang tunai dan barang bukti lainnya diamankan oleh KPK.
KPK menangkap Bupati Langkat, Syah Afandin bersama enam orang lainnya dalam kasus suap proyek dan gratifikasi. Uang tunai dan barang bukti lainnya disita.