⚑ Diberitakan duluan oleh Kompas · liputan: Detik · Kompas
Detik menekankan ketidakpastian insentif yang membuat konsumen menunda pembelian kendaraan listrik dan dampak negatifnya bagi industri otomotif. Sementara itu, Kompas menyoroti dampak penundaan insentif terhadap kepercayaan investor dan iklim investasi di sektor kendaraan listrik. Perbedaan utama terletak pada fokus Detik yang lebih pada perilaku konsumen dan dampak industri, sedangkan Kompas lebih menekankan implikasi bagi investor dan iklim investasi.
Institute for Essential Services Reform (IESR) menilai penundaan kembali penerapan insentif pembelian kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB) memberikan sinyal buruk terhadap iklim investasi di industri kendaraan listrik. Pemerintah sempat menjanjikaninsentif…
Insentif kendaraan listrik terus mengalami penundaan. Sikap pemerintah ini dinilai bisa merusak kepercayaan pasar. "Ketidakpastian insentif dan arah kebijakan kendaraan listrik juga memberikan keragu-raguan akan dukungan pemerintah Indonesia pada kendaraan listrik," kata…
Konsumen menunda pembelian kendaraan listrik karena insentif yang belum jelas. Kemenperin meminta kepastian agar industri otomotif dapat berkembang lagi.