⚑ Diberitakan duluan oleh Kompas · liputan: Detik · Kompas · Liputan6
Liputan6 menekankan bahwa pertumbuhan ekonomi 5% tidak merata, yang menyebabkan peningkatan jumlah penduduk miskin. Kompas menyoroti bahwa meski terdapat pertumbuhan ekonomi, kesejahteraan masyarakat tidak mengalami perbaikan dan mengajak untuk memperbaiki sistem ekonomi demi keadilan sosial. Perbedaan utama terletak pada penekanan Liputan6 pada jumlah penduduk miskin, sementara Kompas lebih fokus pada kebutuhan akan perbaikan sistem untuk kesejahteraan masyarakat.
Prabowo menilai pertumbuhan ekonomi 5 persen tidak diikuti dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Ia menyerukan perbaikan sistem ekonomi untuk keadilan sosial.
Presiden Prabowo menyoroti pertumbuhan ekonomi 5% yang tidak merata. Dia mengatakan bahwa kondisi ini menciptakan peningkatan jumlah penduduk miskin.
Ekonomi Tetap Tumbuh Anomali Ekonomi RI Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan merespons pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyoroti fenomena ekonomi Indonesia tumbuh, namun jumlah penduduk miskin masih bertambah. Luhut mengatakan kondisi tersebut…
Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan meyakini kinerja perekonomian Indonesia akan terus membaik meski angka kemiskinan meningkat. Luhutmengatakan kenaikan tingkatkemiskinankemungkinan dipengaruhi oleh meningkatnya harga barang dan jasa. Meski demikian, ia…
Ekonomi Tetap Tumbuh Anomali Ekonomi RI Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan buka suara soal bertambahnya angka kemiskinan di saat ekonomi tumbuh. Pernyataan tersebut sebelumnya disampaikan oleh Presiden Prabowo Subianto. Menurut Luhut, kondisi itu…
Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan, menjelaskan kemungkinan penyebab bertambahnya jumlah penduduk miskin meskipun ekonomi Indonesia tetap mencatat pertumbuhan. Menurutnya, salah satu faktor yang berkontribusi adalah kenaikan harga berbagai…