MEMUAT…
⚑ Diberitakan duluan oleh Kompas · liputan: Kompas
Cenuk Widiyastrisna, dosen Unair, mengungkapkan gaji pokoknya Rp 2,6 juta per bulan tidak sebanding dengan kualifikasi akademiknya. Hal ini menunjukkan disparitas kesejahteraan dosen.
Cenuk Widiayastrisna Sayekti mengeluhkan rendahnya gaji dosen yang hanya Rp 2,6 juta per bulan setelah berkarier bertahun-tahun. Ia menilai perlindungan kesejahteraan dosen masih minim.
Dosen Unair, Cenuk Widiayastrisna Sayekti, mengungkapkan gaji kecilnya selama berkarier, sementara mantan rektor mengatakan gaji tersebut cukup untuk kehidupan.
Universitas Airlangga menjelaskan bahwa penghasilan dosen tidak hanya berdasarkan gaji pokok, melainkan take home pay yang mencakup berbagai komponen.