⚑ Diberitakan duluan oleh Detik · liputan: Detik · Kompas
Kompas menekankan dampak penghapusan program studi pada bidang seni dan bahasa asing sebagai yang paling terdampak, serta menyoroti penyesuaian dengan kebutuhan pasar kerja. Di sisi lain, Detik menekankan penghapusan jurusan dan pembukaan program baru yang lebih fokus pada teknologi dan industri untuk meningkatkan relevansi pendidikan. Perbedaan utama antara kedua sumber ini adalah fokus Kompas pada dampak sosial dan bidang tertentu, sementara Detik menekankan aspek perkembangan industri dan teknologi.
Kampus di China menghapus 12.200 jurusan dan membuka 10.200 program baru yang lebih fokus pada teknologi dan kebutuhan industri. Perubahan ini diharapkan meningkatkan relevansi pendidikan.
China menghentikan 12.200 program studi untuk menyesuaikan dengan kebutuhan pasar kerja. Beberapa program baru juga dibuka untuk mendukung pembangunan ekonomi.