Defisit Neraca Perdagangan jadi Alarm Baru, Rupiah Berpotensi terus Tertekan
Neraca perdagangan Indonesia mengalami defisit pertama kalinya setelah 72 bulan. Hal ini disebabkan oleh melemahnya komoditas ekspor dan peningkatan impor.
RINGKASAN ANALISIS MEDIAPULSE
Neraca perdagangan Indonesia mengalami defisit pertama kalinya setelah 72 bulan. Hal ini disebabkan oleh melemahnya komoditas ekspor dan peningkatan impor.
75
SKOR SALIENSI
—
JANGKAUAN
8
BERITA TERKAIT
KUTIPAN
“Meskipun neraca perdagangan secara kumulatif masih mencatat surplus, data terbaru menunjukkan tekanan terhadap posisi eksternal Indonesia kian meningkat.”
“Namun melebarnya jarak antara pertumbuhan impor dan ekspor menandakan bantalan eksternal Indonesia secara bertahap mulai melemah.”
“Ekspor batu bara mungkin menghadapi penurunan risiko lebih lanjut bahkan jika permintaan regional dan harga batu bara membaik.”
ENTITAS DISEBUT
KATA KUNCI
#defisit#perdagangan#impor#ekspor#komoditas#eksternal
SUMBER ASLI
MediaPulse hanya menampilkan analisis. Teks lengkap tersedia di penerbit aslinya.